Panduan Perwalian Semester Ganjil 2018/2019

A.Informasi Untuk mahasiswa Angkatan 2015 (TI-39-xx) Untuk Semester 7

A1.Mata Kuliah Baku Mahasiswa Angkatan 2015 (TI-39-xx) Untuk Semester 7

 NO KODE NAMA SKS Mata Kuliah Prasyarat
1 PERANCANGAN PROSES BISNIS 2 Pengantar Teknik Industri
 2 IEH4B2 KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA 2 Pengantar Teknik Industri
 3 IEH4C3 MANAJEMEN PROYEK INDUSTRI 3 Pengantar Teknik Industri
 4 IEH4E2 PENYUSUNAN PROPOSAL ILMIAH 2 Pengantar Teknik Industri
 5 HUH1G3 PANCASILA dan KEWARGANEGARAAN 3
 6 IEH### PILIHAN 1 3
 7 IEH### PILIHAN 2 3
8 KERJA PRAKTEK 2

A2.Matakuliah Pilihan yang dapat dipilih sesuai dengan keprofesian terpilih

List mata kuliah pilihan semester ganjil 18/19
a. Keprofesian ESS
– Data mining (HDG dan NDT)
– Knowledge Management (LCN)
– Sistem Pendukung Keputusan (RYP, FRI)
– Internet of Things (ACM)
b. Keprofesian QSE
– PSMM (SRI)
– Lean Six Sigma (MRN/WJN)
– Analisis Resiko dan Kehandalan Proses (HLL)
c. Keprofesian Sispromasi
– Otomasi Industri (DSK)
– Sistem Produksi Tepat Waktu (WJN)
– Perancangan Perencanaan dan Pengendalian Sistem Perakitan (DYH)
d. Keprofesian PDE
– Elemen Mesin (AKY)
– CAD/CAM (RNO)
– Concurrent Engineering(MQB)
e. Keprofesian Maintenance
– Manajemen Perawatan (JUD)
– Manajemen Aset (EDW/FTD)
– Analisis Resiko dan Kehandalan Proses (HLL)
f. Keprofesian SCM
– ERP Procurement (YRW)
– Sistem Pergudangan (BDS)
– Sistem Transportasi (RMN)
g. Keprofesian Business Analyst
– Model Bisnis TIK (FRD)
– Manajemen Teknologi (ECH)
– Manajemen Risiko (RTZ)
h. Keprofesian Marketing
– Riset Pemasaran (YTR)
– Komunikasi Pemasaran Terpadu (YTR)
– Strategi Pemasaran (HAM)
i. Keprofesian Project Management
– Manajemen Proyek Lanjut (DEI)
– Etika dan Profesi (DEI, IMH, LTS)
j. Keprofesian Kewirausahaan
– Proyek Kewirausahaan (BPT)
– BID (UYZ)
– Manajemen Keuangan (NAG)
k. Keprofesian HC
– Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (LTS)
– Sistem Manajemen Kinerja (BDT)
– ERP Manajemen Modal Insani (LTS)

B.Informasi Untuk mahasiswa Angkatan 2016 (TI-40-xx) Untuk Semester 5

B1.Matakuliah paket Mahasiswa Angkatan 2016 (TI-40-xx) Untuk Semester 5

No Kode Nama SKS Mata Kuliah Prasyarat
1 IEH3J3 BASIS DATA 3 ALGORITMA DAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN KOMPUTER
2 IEH3B3 PENGENDALIAN DAN PENJAMINAN MUTU 3 Statistika Industri
3 IEH3C2 PSIKOLOGI INDUSTRI 2 PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI
4 IEH3D3 PENGEMBANGAN PRODUK 3 PROSES MANUFAKTUR
5 IEH3E2 EKONOMI TEKNIK 2 Probstat
6 PEMODELAN SISTEM 2 OR 1, OR 2
7 SIMULASI KOMPUTER 2 Pemodelan Sistem, Statin
8 IEH3G2 PRAKTIKUM PENGEMBANGAN PRODUK DAN SIMULASI INDUSTRI 2 PEMODELAN SISTEM,SIMULASI KOMPUTER, PENGEMBANGAN PRODUK

C.Informasi Untuk mahasiswa Angkatan 2017 (TI-41-xx) Untuk Semester 3

C1.Mahasiswa Angkatan 2017 (TI-41-xx) Untuk Semester 3

No Kode Nama SKS Mata Kuliah Prasyarat
1 PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI 3 Probstat
2 IEH2J2 MEKANIKA TEKNIK 2 Kalkulus 1 dan 2, Gambar Teknik
3  IEH2C3 MATRIKS DAN RUANG VEKTOR 3 KALKULUS 1&2
4  IEH2D2 PROSES MANUFAKTUR 2 Gartek, material teknik
5  IEH2E3 PENELITIAN OPERASIONAL 1 3 Matrix Ruang Vektor
6 IEH2B3 ALGORITMA DAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN KOMPUTER 3 KALKULUS 1&2
7  IEH2G2 PRAKTIKUM PROSES PRODUKSI DAN PERANCANGAN SISTEM  KERJA 2 PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI dan  PROSES MANUFAKTUR
8 IEH2K2 PENGANTAR ILMU EKONOMI 2 Pengantar Teknik Industri

C2.Rekomendasi drop mata kuliah bila harus mengulang mata kuliah tingkat 1

Jika masih harus mengulang mata kuliah TPB, matakuliah yang direkomendasikan untuk didrop adalah (prioritas berurut mulai dari nomor 1 hingga nomor 4)

1.Pengantar Ilmu Ekonomi
2.Algoritma dan Pemrograman
3.Penelitian Operasional 1
4.Matriks dan Ruang Vektor

mata kuliah yang sebaiknya tidak dilakukan drop
1.Mekanika Teknik
2.Proses Manufaktur
3.Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi
4.PRAKTIKUM PROSES PRODUKSI DAN PERANCANGAN SISTEM  KERJA

C3.Mata kuliah Tambahan untuk Peserta Kelas Akselarasi

bagi mahasiswa yang diterima pada kelas akselarasi dapat mengambil mata kuliah atas:
1.PERANCANGAN PROSES BISNIS di kelas TI….
Daftar mahasiswa yang lolos seleksi dapat dilihat di link:
https://docs.google.com/spreadsheets/d/1neOrCfB-ICxIXk6E_xQINFtK84b7fBWRIrnftoVrCHc/edit?usp=sharing

Pendaftaran Program Akselarasi 3.5 Tahun S1 Teknik Industri

daftar dengan klik Link: tinyurl.com/aksels1ti
Pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Pak Rio 082316403218

TENTANG PROGAM AKSELARASI/FAST TRACK ANGKATAN 2017

Berdasarkan Pedoman Akademik Universitas Telkom Pasal 8 Standar Penyelenggaraan Program Studi, Kurikulum Program Sarjana di Universitas Telkom adalah 144 – 146 SKS yang dijadwalkan untuk masa studi normal 8 (delapan) semester yang dapat ditempuh dalam waktu minimal 7 (tujuh) semester, program studi Teknik Industri membuka peluang kepada mahasiswa yang berminat menempuh jalur akselarasi/ fast track yaitu lulus program S1 Teknik Indutsri dalam 7 Semester atau 3,5 Tahun. Untuk program akselarasi tahun ini tidak dibentuk kelas reguler khusus seperti tahun sebelumnya. Namun akan disediakan kelas khusus untuk mengambil mata kuliah tingkat atas untuk keperluan akselarasi.

PERSYARATAN
1.Harus sudah lulus dari seluruh mata kuliah tingkat 1 (Lulus TPB)
2.Mahasiswa Angkatan 2017
3.IPK minimal adalah 3,25.
4.Skor TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 500.
5.Berkomitmen untuk ikut serta dalam kompetisi dan perlombaan akademik
6.Berkomitmen untuk lulus program S1 Teknik Industri dalam 7 Semester atau 3.5 tahun

Mekanisme Seleksi
Seleksi dilakukan secara online/daring/jarak jauh dalam Bulan Juli 2018
1.Pendaftaran online hingga tanggal 26-30 Juni 2018 dengan cara mengakses Link: tinyurl.com/aksels1ti
2.Pengumuman hasil seleksi pendaftaran Online 4 Juli 2018
3.Membuat proposal rencana keikutsertaan dalam kompetisi dan perlombaan akademik 20 Juli 2018
4.Membuat proposal Rencana Studi di Program Akselarasi 20 Juli 2018
5.Seleksi Wawancara 14-15 Agustus 2018
Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan melalui website ini.

daftar dengan klik Link: tinyurl.com/aksels1ti
Pertanyaan lebih lanjut dapat menghubungi Pak Rio 082316403218

BAGAIMANA MENGUBAH BUDAYA DI ORGANISASI?

Ini pertanyaan yang saya cari jawabannya setahun ke belakang. Karena kita menghadapi berbagai masalah budaya di organisasi kita; budaya korupsi, mengubah budaya malas kerja, mengubah budaya gossip. Dan alhamdulillaah saya temukan jawabannya ketika membaca artikel dari MIT Sloan. Sebuah artikel dari John Shook, berdasarkan penglamannya sejak 1990an, mengubah pabrik mobil General Motor di Amerika, yang sangat buruk performanya, yang sangat rendah morale dari pegawainya, bisa berubah menjadi disiplin seperti Toyota.

Kuncinya ada di gambar tersebut. Kalau bicara budaya, sebenarnya ada 3 hal yang perlu diubah:

1.Culture (budaya)

2.Value and Attitude (Nilai dan sikap)

3.What we do (apa yang kita lakukan)

 

Atau kalau menurut Schein, seorang professor bidang Budaya Organisasi dari MIT, membagi menjadi tiga:

1.Basic Assumption (asumsi-asumsi dan ide dasar)

2.Value and Attitude (nilai dan sikap)

3.Artifacts (Artifak, rancangan, design dll)

 

Mungkin makna istilahnya sedikit rumit, tapi nanti sambil jalan akan dijelaskan. Kurang lebih kedua piramida tersebut sama makna nya. Tapi yang membedakan adalah urutannya.

 

Paradigma lama adalah mengatakan bahwa kalau ingin mengubah organisasi maka harus berurut dari nomor 1, 2, lalu 3. Bila ingin mengubah organsiasi maka ubah budaya nya, lalu ubah nilai dan sikapnya, lalu berubahlah cara bekerja di organisasi. Atau mengubah ide dan asumsi dasarnya, lalu mengubah nilai sikapnya, lalu berubah lah artifak dari organisasi (aturan, prosedur, infrastruktur, sistem, dan lain sebagainya). Kita rasa itu adalah hal yang benar. Karena sering kita dengar jargon, “ubah dulu mindset nya”, “ubah dulu cara pikirnya”, “revolusi dulu mentalnya” dan lain sebagainya. Tapi ternyata John Shook mengusulkan kebalikannya, bila ingin mengubah budaya maka balik urutannya menjadi 3,2, lalu 1.

 

Hasil penemuan dari John Shook. Bila ingin mengubah sebuah organisasi, bila ingin mengubah budaya organisasi, lakukanlah perubahan nomor 3 nya dulu.. Mengubah cara kerja dan mengubah artifak organisasinya. Maka perubahan nomor 3 itu akan mempengaruhi perubahan nomor 2 yaitu nilai dan sikap yang dimiliki oleh anggota organisasi, dan terakhir akan mempengaruhi juga perubahan nomor 1 yaitu perubahan asumsi, ide dasar, dan budaya organisasi.

 

John Shook mencontohkan bagaimana ia ingin mengubah budaya perusahaan sehingga sangat peduli terhadap penjagaan kualitas. Maka John Shook mengubah nomor 3. Mengubah artifak dan cara kerja. Bukannya membuat jargon-jargon dan mencoba mengubah cara pikir karyawan, tapi John Shook mengubah prosedur di dalam pabrik. John Shook menerapkan Prinsip “Semua bisa menghentikan proses produksi di pabrik”. Dibuatlah sebuah aturan main, bila karyawan menemukan sebuah kesalahan dalam proses produksi di pabrik, maka karyawan tersebut berwenang untuk meminta perhentian proses produksi. Dalam pabrik, wewenang tersebut adalah wewenang yang luar biasa, kadang hanya level pimpinan yang bisa menghentikan proses produksi. Tapi wewenang ini diberikan kepada pegawai dan staff. Hal ini ternyata menyebabkan terbentuk budaya organisasi yang memedulikan kualitas. Jadi tidak sekedar jargon dan nasehat untuk peduli kualitas, tapi mengubah aturan kerja, mengubah prosedur, mengubah artifak dari organisasi-lantas perlahan budaya akan berubah.

 

Perubahan tersebut hanyalah salah satu perubahan artifak dan cara kerja. Ada perubahan artifak dan perubahan cara kerja lainnya yang dilakukan oleh John Shook. Apa efeknya, serikat pekerja tidak hanya menerima sistem dan budaya baru, tapi juga menjalankannya dengan antusias. Tingkat absen tidak masuk kerja yang awalnya 20% menurun mejadi 2%. Kualitas dari pabrik yang awalnya terburuk dari seluruh pabrik General Motor, menjadi yang terbaik. Persis menggunakan pegawai yang sama, dengan pegawai pembuat masalah yang tetap ada, karyawan nya tetap orang yang sama, tidak ada yang berubah . Yang berubah adalah Sistem produksi dan sistem manajemennya, dan dengan suatu cara budayanya pun ikut berubah.

 

Berdasarkan konsep tersebut, maka bila kita ingin mengubah budaya organisasi, mulailah dengan mengubah cara kita bekerja, mulailah dengan mengubah artifak. Apa itu artifak? Artifak itu bermakna hasil rancangan manusia. Artifak itu bisa berupa, Manusianya, mesin nya, material nya, metode kerjanya, uangnya, sistemnya, dan lain sebagainya. Kita bisa memulai dari mengubah aturan organisasi, mengubah prosedurnya seperti yang dilakukan John Shook di pabrik General Motor. Bisa juga mengubah interior dari kantornya seperti Google. Bisa juga mengubah sistem informasi di pemerintahan, untuk mencegah suap yang terjadi dalam tender-tender pemerintahan. Bisa juga mengubah beberapa peralatan dan fasilitas yang dilakukan oleh Daniel Pink di acara National Geographic Channel = Crowd Control. Perubahan artifak dan perubahan konkrit seperti itu ternyata perlahan bisa mengubah budaya.

 

Ada sebuah prinsip dalam membangun sistem jalan raya “Good design is better than enforcemen”. Merancang dengan baik itu lebih baik dibanding memaksa-maksa. Membuat sistem jalan yang aman dan tertib, lebih baik daripada menghukum dan memaksa orang untuk patuh aturan. Kaidah ini juga berlaku untuk merancang lainnya.

 

Saya rasa tentu penerapannya tidak ekstrem, tidak berarti bila mengubah nomor 3, maka nomor 2 dan 1 sama sekali didiamkan. Tapi lebih kepada konsentrasi dan bobot perubahan. Saat sedang mengubah  nomor 3, maka nomor 2 dan 1 tetap diubah dengan porsi yang rendah. Bila dalam tahap mengubah nomor 1, maka nomor 2 dan 3 bukan ditinggalkan, tapi diubah dalam bobot yang lebih kecil. Mengubah nomor 3 (mengubah prosedur, mengubah aturan, dll) perlu disertai dengan komunikasi dari pimpinan agar organisasi bisa mempersepsi perubahan nomor 3 sebagai perubahan budaya organisasi (nomor 2 dan nomor 1 juga). Perubahan segala artifak dan perangkat perlu memiliki ruh perubahan budaya. Bila tidak, maka segala perubahan tersebut akan hampa dan hanya menjadi beban para anggota organisasi.

 

Mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi solusi dari kebingungan kita dalam mengubah budaya organisasi. Mengubah budaya korupsi, mengubah budaya malas kerja, mengubah budaya gossip. Kita bisa mulai mengubah artifak dan cara kita bekerja; mengubah agenda agenda di kantor/organisasi, mengubah aturan main, mengubah prosedur, mengubah tempat duduk, mengubah ruangan, mengubah cara rapat, mengubah cara absensi, dan lain-lain. Perubahan tersebut tercencana dan terpola untuk menuju suatu budaya tertentu yang ingin dibentuk.

 

Tulisan ini juga bisa dibaca di link:

Artikel lengkap yang menjadi inspirasi bisa dibaca di link:

Cek Plagiarisme Gratis

sejauh ini, www.plagscan.com yang terbaik. Karena bisa ditunjukkan rinci di mana saja letak plagiarisme nya, meskipun itu unutk 2000 kata pertama, tapi  bisa digunakan untuk mahasiswa tugas akhir

plagscout.com juga bagus tapi tidak bisa dilihat rinci bagian mana yang plagiatnya

40 Link Jurnal Nasional Teknik Industri yang masih aktif hingga akhir 2017

40 Link Jurnal Nasional Teknik Industri yang masih aktif hingga akhir 2017

  1. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri, Universitas Brawijaya, Malang http://jrmsi.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jrmsi
  2. Jurnal Teknosains, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta https://jurnal.ugm.ac.id/teknosains/
  3. Jurnal Riset Teknologi Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Jakarta http://ejournal.kemenperin.go.id/jrti
  4. Jurnal Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang https://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik
  5. Jurnal Teknik Industri J@TI, Universitas Diponegoro, Semarang https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti
  6. Jurnal Ilmiah Teknik Industri PERFORMA, Universitas Sebelas Maret, Surakarta https://jurnal.uns.ac.id/performa
  7. Jurnal Optimasi Sistem Industri, Universitas Andalas, Padang http://josi.ft.unand.ac.id/index.php/josi
  8. Jurnal INVOTEK, Universitas Negeri Padang http://invotek.ppj.unp.ac.id/index.php/invotek
  9. Jurnal Litbang Industri, Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia http://ejournal.kemenperin.go.id/jli
  10. Jurnal Teknik Industri, Universitas Petra, Surabaya http://jurnalindustri.petra.ac.id/
  11. Jurnal IPTEK, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya http://ejurnal.itats.ac.id/index.php/iptek/index
  12. Jurnal Teknik Industri, Universitas 45, Surabaya http://univ45sby.ac.id/jurnal/index.php/industri
  13. Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri), Universitas Mercu Buana, Jakarta http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/pasti
  14. Jurnal SINERGI, Universitas Mercu Buana, Jakarta http://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi
  15. Journal of Industrial Engineering and Management Systems (JIEMS), Universitas Bunda Mulia, Jakarta http://www.ubm.ac.id/tmi/journal/
  16. Jurnal Rekayasa Sistem & Industri, Universitas Telkom, Bandung http://jrsi.sie.telkomuniversity.ac.id/index.php/JRSI/login?source=%2Findex.php%2Fjrsi
  17. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, Universitas Parahyangan, Bandung http://journal.unpar.ac.id/index.php/jrsi
  18. Jurnal ISTEK,Universitas Sunan Gunung Djati, Bandung http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/istek
  19. Jurnal Teknologi Terapan, Politeknik Negeri Indramayu https://jurnal.polindra.ac.id/index.php/jtt
  20. Jurnal Teknoin, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta http://journal.uii.ac.id/index.php/jurnal-teknoin
  21. Journal of Engineering and Management of Industrial System, Universitas Brawijaya, Malang http://jemis.ub.ac.id/index.php/jemis
  22. Jurnal Spektrum Industri, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta http://journal.uad.ac.id/index.php/Spektrum
  23. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah, Surakarta http://journals.ums.ac.id/index.php/jiti/
  24. Jurnal SIMETRIS, Universitas Muria Kudus https://jurnal.umk.ac.id/index.php/simet/
  25. Jurnal Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah, Malang http://ejournal.umm.ac.id/index.php/industri
  26. Jurnal Sains dan Teknologi Industri, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/sitekin
  27. Jurnal Al-Azhar Seri Sains dan Teknologi, Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/sitekin
  28. Jurnal Ergonomi Indonesia, Universitas Udayana, Badung https://ojs.unud.ac.id/index.php/jei
  29. The Indonesian Journal Of Occupational Safety and Health, Universitas Airlangga, Surabaya https://e-journal.unair.ac.id/index.php/IJOSH
  30. Jurnal Industria, Universitas Brawijaya, Malang http://industria.ub.ac.id/index.php/industri
  31. ITN http://ejournal.itn.ac.id/index.php/jtmi
  32. JRMSI UB http://jrmsi.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jrmsi/index
  33. Petra http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/ind
  34. Poltekapp https://jurnal.poltekapp.ac.id/index.php/JMIL
  35. UMJ https://jurnal.umj.ac.id/index.php/jisi
  36. Umsida http://ojs.umsida.ac.id/index.php/prozima/index
  37. Univ Atmajaya http://ojs.atmajaya.ac.id/index.php/metris/issue/current/showToc
  38. Unsera http://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/JSMI/index
  39. Untirta https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jti/issue/view/243
  40. Jutisi Maranatha http://jutisi.maranatha.edu/index.php/jutisi/index